Sabtu, 03 Oktober 2015

(TUGAS 2) Cloud Computing



Definisi Cloud Computing.




Cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.


Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – hari.

Sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud :




1.   Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat

Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.

2.    Keamanan Data

Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.

3.    Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi

Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.

4.    Investasi Jangka Panjang

Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb. Di kancah nasional sendiri penerapan teknologi Cloud juga dapat dilihat melalui penggunaan Point of Sale/program kasir.
Salah satu perusahaan yang mengembangkan produknya berbasis dengan sistem Cloud adalah DealPOS. Metode kerja Point of Sale (POS) ini adalah dengan mendistribusikan data penjualan toko retail yang telah diinput oleh kasir ke pemilik toko retail melalui internet dimanapun pemilik toko berada.  Selain itu, perusahaan telekomunikasi ternama nasional, Telkom juga turut mengembangkan sistem komputasi berbasis Cloud ini melalui Telkom Cloud dengan program Telkom VPS dan Telkom Collaboration yang diarahkan untuk pelanggan UKM (Usaha Kecil-Menengah).


Cara Kerja Sistem Cloud Computing.

Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.


Jenis Layana Komputer Awan

Jenis Layanan komputer awan ini dibagi menjadi tiga kategori: Infrastructure-as-a-Service (IaaS), Platform-as-a-Service (PaaS) and Software-as-a-Service (SaaS). 




Pengertian Software-as-a-Service (SaaS)

Software-as-a-Service atau Software sebagai Service (SaaS) adalah bentuk distribusi perangkat lunak (software) di mana aplikasi host oleh vendor atau penyedia layanan (provider) dan software dibuat untuk pelanggan melalui jaringan, biasanya Internet. Para pemasok SaaS: Netsuite, Adobe dan Salesforce.com.

Model distribusi tradisional perangkat lunak, di mana perangkat lunak dibeli kemudian diinstal pada komputer pribadi, kadang-kadang disebut sebagai perangkat lunak sebagai produk.

SaaS menjadi model pengiriman semakin lazim sebagai teknologi yang mendasari yang mendukung layanan Web dan arsitektur berorientasi layanan (Service Oriented Arcitecture/ SOA ), seperti Ajax. Sementara itu, layanan broadband semakin tersedia untuk mendukung akses pengguna di seluruh dunia. Penyedia memberikan pelanggan berbasis jaringan akses ke softcopy dari sebuah aplikasi yang dibuat khusus untuk distribusi SaaS.

Manfaat model SaaS termasuk:

·                     administrasi lebih mudah
·                     otomatis update dan patch management
·                     kompatibilitas: Semua pengguna akan memiliki versi yang sama.
·                     mudah kolaborasi , untuk alasan yang sama
·                     aksesibilitas secara global


Pengertian Platform-as-a-Service (PaaS) 

Platform-as-a-Service (PaaS) atau Platform sebagai sebuah layanan adalah cara untuk menyewa perangkat keras, sistem operasi (OS), penyimpanan dan kapasitas jaringan melalui Internet. Model penyediaan layanan memungkinkan pelanggan untuk menyewa server virtual dan layanan terkait untuk menjalankan aplikasi yang ada atau mengembangkan dan pengujian yang baru. Contoh Penawaran Paas: Microsoft Azure PaaS, Force.com dan Google App Engine.

Platform-as-a-Service (PaaS) adalah hasil dari Software-as-a-Service (SaaS), model distribusi perangkat lunak (software) di mana host aplikasi perangkat lunak yang dibuat tersedia untuk pelanggan melalui Internet. PaaS memiliki beberapa keuntungan bagi Pengembang (Developer) TI. Dengan PaaS, fitur OS (Operating System) dapat diubah dan ditingkatkan beberapa kali. Tim Development dapat bekerjasama dalam proyek pengembangan perangkat lunak untuk didistribusikan secara geografis.

Layanan dapat diperoleh dari berbagai sumber lintas batas internasional. Biaya awal dan selanjutnya dapat dikurangi dengan penggunaan layanan infrastruktur dari vendor tunggal. Hal ini dikarenakan beberapa fasilitas perangkat keras sering terjadi masalah ketidakcocokan atau mempunyai fungsi ganda. Total biaya dapat diminimalkan dengan cara penyatuan pengembangan pemrograman. 

Kelemahan PaaS mempunyai beberapa resiko "lock-in" jika penawaran memerlukan antarmuka (interface) layanan proprietary atau bahasa pengembangan, fleksibilitas penawaran mungkin tidak memenuhi kebutuhan dari beberapa pengguna dengan spesifikasi platform yang terus berkembang.


Pengertian Infrastructure-as-a-Service (IaaS)

Infrastructure-as-a-Service (IaaS) atau Infrastruktur sebagai sebuah layanan adalah model penentuan di mana sebuah organisasi jasa kontraktor peralatan yang digunakan untuk mendukung operasi, termasuk penyimpanan, perangkat keras (Hardware), server dan komponen jaringan. Infrastructure-as-a-Service kadang-kadang disebut juga Hardware-as-a-Service (Haas).

Penyedia layanan (provider) memiliki peralatan dan bertanggung jawab untuk hosting, menjalankan dan mempertahankan untuk hal itu. Pelanggan biasanya membayar sesuai dengan penggunaannya. Contoh Penawaran IaaS: Amazon EC2, GoGrid dan Rackspace Cloud.

Karakteristik dan komponen IaaS meliputi:

·                     Layanan Utilitas komputasi dan model penagihan.
·                     Otomatisasi tugas-tugas administratif.
·                     Dinamis scaling.
·                     Virtualisasi desktop .
·                     Kebijakan-layanan berbasis.
·                     Konektivitas internet.






"Terimakasih bagi kalian yang sudah membaca blog saya, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, amiin"

0 komentar:

Posting Komentar